Putra Sari Bumi
Budidaya sayuran dan pertanian dengan pestisida yang tepat
sesuai dengan Pengendalian Hama Terpadu (PHT)
Putra Sari Bumi (PSB)
Putra Sari Bumi (PSB) pada awalnya merupakan nama suatu usaha dibidang sayuran dan pertanian. Pada saat itu Putra Sari Bumi melayani usaha jasa angkutan atau transfortasi pengiriman sayuran dari desa ke kota atau ke pasar, disamping itu Putra Sari Bumi juga memberikan pelayanan berupa modal untuk para petani yang membutuhkan biaya untuk budidaya sayuran tanpa bunga. Mereka juga dibantu untuk memasarkan produk pertanian mereka untuk dikirim ke pasar-pasar tradisional . Seiring perkembangan pasar, teknologi pertanian, dan kebutuhan pestisida, serta ilmu pengetahuan khususnya sayuran dan pertanian, maka sekarang Putra Sari Bumi mengembangkan sayap usahanya dibidang Pestisida dalam hal ini Toko Pestisida Putra Sari Bumi atau PSB TOPERT. Dengan dibukanya Toko Pestisida sebagai sarana untuk membantu para petani sayuran, Putra Sari Bumi yang dipimpin oleh Bapak H. Iman Yogasmana putra Bapak H. Asep Andong mempunyai tanggung jawab extra disamping memberikan penyuluhan-penyuluhan mengenai Pestisida yang baik yang sesuai dengan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) juga memberikan penerangan-penerang yang berhubungan dengan tanaman yang biasa para petani budidayakan diantaranya Bibit Unggul, Pupuk Organik, Pupuk UnOrganik/ Pupuk Kimia, Cara penyemprotan, dan banyak lagi hal-hal yang harus disampaikan kepada para petani agar hasil yang diperoleh berkualitas serta mempunyai harga jual yang tinggi.Disamping itu Putra Sari Bumi (PSB) yang berlokasi di Desa Cibeureum Kecamtan Kertasari Kabupaten Bandung Jawa Barat dengan ketinggian kurang lebih 1850 m dpl mendirikan GOR khusus untuk para petani dan masyarakat disekitarnya agar secara tidak langsung mereka dituntut untuk berolah raga sekaligus bersilaturahmi sesama petani sehingga secara tidak langsung mereka akan saling berdiskusi mengenai hal yang berhubungan dengan tanaman yang mereka budidayakan. GOR PSB ini juga bisa dipakai sebagai sentral komunikasi para petani yang sering digunakan untuk tempat kunjungan para petugas PPL atau petugas dari suatu produk pestisida didalam menyampaikan berbagai penyuluhan pertanian.Peran penting eksistensi Putra Sari Bumi yang dirasakan para petani khususnya petani sayuran (horticulture) adalah sebagai penghubung atau jembatan komunikasi antara para petani, penyalur pestisida, produsen pestisida, dan pemerintah dalam hal ini Dinas Pertanian. Hal ini sangat penting sehingga para petani dapat dengan mudah mendapatkan informasi mengenai : Bibit unggul, hama dan penyakit tanaman, subsidi pupuk, pestisida, seminar, bantuan modal, dan hal-hal penting lainnya yang berhubungan dengan sayuran dan pertanian.
Putra Sari Bumi (PSB) pada awalnya merupakan nama suatu usaha dibidang sayuran dan pertanian. Pada saat itu Putra Sari Bumi melayani usaha jasa angkutan atau transfortasi pengiriman sayuran dari desa ke kota atau ke pasar, disamping itu Putra Sari Bumi juga memberikan pelayanan berupa modal untuk para petani yang membutuhkan biaya untuk budidaya sayuran tanpa bunga. Mereka juga dibantu untuk memasarkan produk pertanian mereka untuk dikirim ke pasar-pasar tradisional .
Seiring perkembangan pasar, teknologi pertanian, dan kebutuhan pestisida, serta ilmu pengetahuan khususnya sayuran dan pertanian, maka sekarang Putra Sari Bumi mengembangkan sayap usahanya dibidang Pestisida dalam hal ini Toko Pestisida Putra Sari Bumi atau PSB TOPERT. Dengan dibukanya Toko Pestisida sebagai sarana untuk membantu para petani sayuran, Putra Sari Bumi yang dipimpin oleh Bapak H. Iman Yogasmana putra Bapak H. Asep Andong mempunyai tanggung jawab extra disamping memberikan penyuluhan-penyuluhan mengenai Pestisida yang baik yang sesuai dengan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) juga memberikan penerangan-penerang yang berhubungan dengan tanaman yang biasa para petani budidayakan diantaranya Bibit Unggul, Pupuk Organik, Pupuk UnOrganik/ Pupuk Kimia, Cara penyemprotan, dan banyak lagi hal-hal yang harus disampaikan kepada para petani agar hasil yang diperoleh berkualitas serta mempunyai harga jual yang tinggi.
Disamping itu Putra Sari Bumi (PSB) yang berlokasi di Desa Cibeureum Kecamtan Kertasari Kabupaten Bandung Jawa Barat dengan ketinggian kurang lebih 1850 m dpl mendirikan GOR khusus untuk para petani dan masyarakat disekitarnya agar secara tidak langsung mereka dituntut untuk berolah raga sekaligus bersilaturahmi sesama petani sehingga secara tidak langsung mereka akan saling berdiskusi mengenai hal yang berhubungan dengan tanaman yang mereka budidayakan. GOR PSB ini juga bisa dipakai sebagai sentral komunikasi para petani yang sering digunakan untuk tempat kunjungan para petugas PPL atau petugas dari suatu produk pestisida didalam menyampaikan berbagai penyuluhan pertanian.
Peran penting eksistensi Putra Sari Bumi yang dirasakan para petani khususnya petani sayuran (horticulture) adalah sebagai penghubung atau jembatan komunikasi antara para petani, penyalur pestisida, produsen pestisida, dan pemerintah dalam hal ini Dinas Pertanian. Hal ini sangat penting sehingga para petani dapat dengan mudah mendapatkan informasi mengenai : Bibit unggul, hama dan penyakit tanaman, subsidi pupuk, pestisida, seminar, bantuan modal, dan hal-hal penting lainnya yang berhubungan dengan sayuran dan pertanian.
Situs Menarik :
Pertanian
Pertanian adalah bidang pokok Putra Sari Bumi (PSB) khususnya sayuran atau horticulture, hal ini disesuaikan dengan kondisi lingkungan, iklim, suhu, dan pencaharian masyarakat pada umumnya di daerah sekitar Kecamatan Kertasari khususnya desa Cibeureum. Jenis sayuran yang biasa ditanam oleh para petani di wilayah tersebut diantaranya adalah Kentang, Wortel, Bawang Daun, Kubis/ Kol, Seledri, Petsai, Bakcoy, Kacang Sayur, Buncis, Tomat, dan sebaginya. Selain sayuran , di sana juga ditanami tanaman perkebunan seperti Kopi, Teh, Kayu Putih, dan sebaginya.Yang termasuk bidang pertanian di sini adalah segala hal yang berhubungan dengan budidaya tanaman sayuran seperti :Pengolahan tanah / lahan pertanian yang benar dan ramah lingkungan.Pemilihan bibit unggul yang baik agar produksi dapat meningkat.Waktu tanam yang tepat.Rotasi tanaman yang benar sehingga dapat meningkatkan produksi serta menjaga tanah tetap subur.Pemakaian pupuk organik dan unorganik/ pupuk kimia yang sesuai dengan kebutuhan tanaman dengan memperhitungkan tingkat keasaman tanah/ lahan pertanian.Penggunanaan pestisida terutama jenis insektisida, fungisida, dan herbisida yang benar dengan interval waktu yang tepat, serta sesuai dengan Pengendalian Hama Terpadu (PHT).Teknik penyiraman yang baik.Pengurusan pasca panen dan pemasaran.Di bawah ini beberapa contoh photo pertanian di sekitar Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung :
Pertanian adalah bidang pokok Putra Sari Bumi (PSB) khususnya sayuran atau horticulture, hal ini disesuaikan dengan kondisi lingkungan, iklim, suhu, dan pencaharian masyarakat pada umumnya di daerah sekitar Kecamatan Kertasari khususnya desa Cibeureum. Jenis sayuran yang biasa ditanam oleh para petani di wilayah tersebut diantaranya adalah Kentang, Wortel, Bawang Daun, Kubis/ Kol, Seledri, Petsai, Bakcoy, Kacang Sayur, Buncis, Tomat, dan sebaginya. Selain sayuran , di sana juga ditanami tanaman perkebunan seperti Kopi, Teh, Kayu Putih, dan sebaginya.
Yang termasuk bidang pertanian di sini adalah segala hal yang berhubungan dengan budidaya tanaman sayuran seperti :
Di bawah ini beberapa contoh photo pertanian di sekitar Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung :
Pestisida
Pestisida adalah bidang kedua yang menjadi perhatian serta tanggung jawab Putra Sari Bumi (PSB) untuk mendukung proses budidaya sayuran di daerah sekitar Desa Cibeureum. Pestisida yang diterapkan Putra Sari Bumi merupakan pestisida yang paling sedikit akibat negatifnya terhadap lingkungan. Para petani sayuran pada umumnya tidak mengetahui secara pasti fungsi dari pestisida serta akibat negatif dari pestisida itu sendiri, mereka hanya mengetahui berdasarkan informasi dari para petani senior, sesepuh, atau berdasarkan pengalaman petani itu sendiri tanpa mengetahui akibat negatif yang timbul setelah tanaman diberi pestisida. Para petani biasanya menggunakan Pestisida baik jenis Insektisida, Fungisida, atau Herbisida tanpa memperhatikan hal-hal sebagai berikut :Takaran, Dosis, dan Konsentrasi yang harus disesuaikan dengan tanaman serta harus sesuai dengan petunjunk pada label kemasan pestisida itu sendiri.Cara pencampuran pestisida jenis, powder, granule, cair, dan sebaginya dengan air.Penggunaan Surfactan atau perekat yang sesuai dengan pestisida.Pencampuran antar pestisida yang bisa saling menetralkan (harus mengetahu jenis pestisida bersifat basa atau asam). Pencampuran pestisida dengan ZPT atau Vitamin tanaman yang tidak tepat.Cara penggunaan pestisida yang benar (disiram, ditabur, disemprot).Tidak memperhatikan musuh alamai yang sangat berguna sesuai dengan pengendalian hama terpadu (PHT).Durasi atau interveal penggunaan pestisida. yang tepat dan tidak berlebihan sehingga OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) dalam hal ini hama dan penyakit tidak resistant.Akibat buruk pada tanah atau lahan pertanian dimasa yang akan datang.Seringnya kebiasaan para petani yang tidak benar pada saat pemberian pestisida, penyiraman dan pemupukan, maka Putra Sari Bumi dalam hal ini Bapak H. Iman Yogasmana melakukan berbagai penelitian mengenai penggunaan pestisida yang disesuaikan dengan :Jenis Tanaman yang akan disemprot atau dikenakan pestisida,Hama atau penyakit apa yang akan dibasmi atau disegah,Musuh alami apa yang harus tetap hidup setelah penggunaan pestisida,Musim, suhu, cuaca, dan linkungan serta keadaan lahan baik kadar kesuburannya , keasamannya, dan rotasi tanaman sebelumnya,Penelitian tersebut dilakukan dengan pengorbanan lahan dan biaya sendiri dengan tujuan agar para petani dapat memaksimalkan produksi pertanian dan meminimalkan biaya pengurusan , pestisida, dan pupuk . Oleh karena itu kini Putra Sari Bumi membuka Toko Pestisida dan pupuk sehingga setiap kali para petani membeli kebutuhannya Beliau dengan ikhlas selalu memberi wejangan atau penyuluhan singkat kepada para petani tentang produk yang dibelinya serta tanaman apa yang akan diperlakukan dengan produk tersebut. Salah satu bentuk penelitian pestisida yang dilakukan H. Iman Yogasmana adalah dengan membuat kombinasi antara beberapa bahan aktif agar tercipta daya ampuh pengobatan dan pencegahan terhadap Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dengan memperhitungkan akibat negatif dari pestisida tersebut baik akibat negatif terhadap tanaman, tanah, atau terhadap petani itu sendiri. Hasil penelitian tersebut cukup memuaskan yaitu terciptanya pestisida yang mempunyai daya cegah yang baih, daya bunuh OPT yang ampuh, harga lebih murah, dan yang paling penting ramah lingkungan.Disamping penelitian pestisida, Putra Sari Bumi juga mengadakan beberapa experimen penting mengenai Pupuk dan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) seperti Asam Gibbrelin, unsur makro Nitrogen (N), Phospor (P), Kalium (K), dan unsur-unsur mikro seperti magnesium (Mg), Zenk (Z), Besi (Fe), Kalsium (Ca), dan sebagainya. Unsur-unsur tersebut biasa terdapat pada pupuk kimia atau pupuk unorganik.Beliau juga menggabungkan penggunaan pupuk kimia dengan pupuk organik serta ZPT kimia dengan penyubur alami biasanya jenis bakteri atau jamur.
Pestisida adalah bidang kedua yang menjadi perhatian serta tanggung jawab Putra Sari Bumi (PSB) untuk mendukung proses budidaya sayuran di daerah sekitar Desa Cibeureum. Pestisida yang diterapkan Putra Sari Bumi merupakan pestisida yang paling sedikit akibat negatifnya terhadap lingkungan. Para petani sayuran pada umumnya tidak mengetahui secara pasti fungsi dari pestisida serta akibat negatif dari pestisida itu sendiri, mereka hanya mengetahui berdasarkan informasi dari para petani senior, sesepuh, atau berdasarkan pengalaman petani itu sendiri tanpa mengetahui akibat negatif yang timbul setelah tanaman diberi pestisida.
Para petani biasanya menggunakan Pestisida baik jenis Insektisida, Fungisida, atau Herbisida tanpa memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
Seringnya kebiasaan para petani yang tidak benar pada saat pemberian pestisida, penyiraman dan pemupukan, maka Putra Sari Bumi dalam hal ini Bapak H. Iman Yogasmana melakukan berbagai penelitian mengenai penggunaan pestisida yang disesuaikan dengan :
Penelitian tersebut dilakukan dengan pengorbanan lahan dan biaya sendiri dengan tujuan agar para petani dapat memaksimalkan produksi pertanian dan meminimalkan biaya pengurusan , pestisida, dan pupuk . Oleh karena itu kini Putra Sari Bumi membuka Toko Pestisida dan pupuk sehingga setiap kali para petani membeli kebutuhannya Beliau dengan ikhlas selalu memberi wejangan atau penyuluhan singkat kepada para petani tentang produk yang dibelinya serta tanaman apa yang akan diperlakukan dengan produk tersebut. Salah satu bentuk penelitian pestisida yang dilakukan H. Iman Yogasmana adalah dengan membuat kombinasi antara beberapa bahan aktif agar tercipta daya ampuh pengobatan dan pencegahan terhadap Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dengan memperhitungkan akibat negatif dari pestisida tersebut baik akibat negatif terhadap tanaman, tanah, atau terhadap petani itu sendiri.
Hasil penelitian tersebut cukup memuaskan yaitu terciptanya pestisida yang mempunyai daya cegah yang baih, daya bunuh OPT yang ampuh, harga lebih murah, dan yang paling penting ramah lingkungan.
Disamping penelitian pestisida, Putra Sari Bumi juga mengadakan beberapa experimen penting mengenai Pupuk dan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) seperti Asam Gibbrelin, unsur makro Nitrogen (N), Phospor (P), Kalium (K), dan unsur-unsur mikro seperti magnesium (Mg), Zenk (Z), Besi (Fe), Kalsium (Ca), dan sebagainya. Unsur-unsur tersebut biasa terdapat pada pupuk kimia atau pupuk unorganik.
Beliau juga menggabungkan penggunaan pupuk kimia dengan pupuk organik serta ZPT kimia dengan penyubur alami biasanya jenis bakteri atau jamur.
TOKO PERTANIAN PSB (PSB TOPERT)
Sebagai sarana penyedia pupuk dan pestisida baik jenis insektisida, herbisida, fungisida, bakterisida, nematisida dan pestisida jenis lain, Putra Sari Bumi kini mendirikan Toko pertanian PSB atau biasa disebut PSB TOPERT. Selain sebagai saran bisnis PSB itu sendiri juga yang terpenting didirikannya PSB TOPERT adalah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya para petani sayuran agar tidak salah didalam memilih pestisida yang baik dan tepat untuk tanaman sayuran yang mereka budidayakan.Setiap kali para petani membeli pupuk, pestisida, surfaktan, ZPT, dan produk-produk lain yang berhubungan dengan pertanian, mereka selalu mendapat penyuluhan singkat dari H. Iman Yogasmana perihal keunggulan, kelemahan, dan cara penggunaan produk yang mereka pakai, bahkan informasi mengenai tanaman yang sedang mereka budidayakan. Hal ini tentu saja akan menguntungkan kedua belah pihak. PSB TOPERT sendiri tentu saja tidak mendominasi atau menjatuhkan Toko pertanian yang lain bahkan PSB selalu mengajak para penjual Ppupuk dan pestisida untuk bekerja sama sehingga tidak akan terjadi persainagn negatif.Disamping mendapat penyuluhan singkat, para petani juga tidak akan ketinggalan informasi penting yang berhubungan dengan pertanian diantaranya :Adanya produk baru pupuk atau pestisida yang baik,murah, dan ramah lingkuingan.Informasi jika suatu waktu ada kunjungan pertanian dari Dinas Pertanian.Informasi seminar pertanian.Informasi adanya bibit unggul suatu tanaman sayur yang baik serta berproduksi tinggi.Informasi cara penanggulangan jika terdapat OPT (Organisme PenggangguTanaman) yang baru muncul. atau sebelumnya tidak terlihat.Di bawah ini adalah beberapa photo PSB TOPERT :
Sebagai sarana penyedia pupuk dan pestisida baik jenis insektisida, herbisida, fungisida, bakterisida, nematisida dan pestisida jenis lain, Putra Sari Bumi kini mendirikan Toko pertanian PSB atau biasa disebut PSB TOPERT. Selain sebagai saran bisnis PSB itu sendiri juga yang terpenting didirikannya PSB TOPERT adalah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya para petani sayuran agar tidak salah didalam memilih pestisida yang baik dan tepat untuk tanaman sayuran yang mereka budidayakan.
Setiap kali para petani membeli pupuk, pestisida, surfaktan, ZPT, dan produk-produk lain yang berhubungan dengan pertanian, mereka selalu mendapat penyuluhan singkat dari H. Iman Yogasmana perihal keunggulan, kelemahan, dan cara penggunaan produk yang mereka pakai, bahkan informasi mengenai tanaman yang sedang mereka budidayakan. Hal ini tentu saja akan menguntungkan kedua belah pihak. PSB TOPERT sendiri tentu saja tidak mendominasi atau menjatuhkan Toko pertanian yang lain bahkan PSB selalu mengajak para penjual Ppupuk dan pestisida untuk bekerja sama sehingga tidak akan terjadi persainagn negatif.
Disamping mendapat penyuluhan singkat, para petani juga tidak akan ketinggalan informasi penting yang berhubungan dengan pertanian diantaranya :
Di bawah ini adalah beberapa photo PSB TOPERT :
HUBUNGI KAMI
Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung
Jawa Barat - Indonesia
Email : putrasaribumi_mail.com
Website : http://wix.com/putrasaribumi/psb
Silahkan hubungi kami dengan mengisi Contact Form disebelah kiri.
Kami siap menerima kritikan dan saran positif untuk kemajuan bersama.
Webmaster : Yuda Isparela
(c) 2009 http://linksukses.blogspot.com
Dukungan anda akan sangat bermanfaat bagi kemajuan kita bersama khususnya para petani sayuran (Horticulture). Kita semua tahu bahwa salah satu faktor penting yang menunjang perekonomian Bangsa adalah sektor pertanian tetapi kesejahteraan para petani sendiri masih kurang. Hal tersebut bukan hanya karena kurangnya perhatian dari pemerintah tetapi semua pihak yang memproduksi barang-barang pertanian termasuk di dalamnya pupuk yang langka dan mahal, bibit unggul yang terlalu mahal serta sulit didapatkan, sulitnya pestisida yang murah dan berkualitas, dan banyak lagi srana yang seharusnya mendukung sektor pertanian.Semoga Situs ini bermanfaat.Terima kasih.(c) 2009 Putra Sari bumi (PSB)
Dukungan anda akan sangat bermanfaat bagi kemajuan kita bersama khususnya para petani sayuran (Horticulture). Kita semua tahu bahwa salah satu faktor penting yang menunjang perekonomian Bangsa adalah sektor pertanian tetapi kesejahteraan para petani sendiri masih kurang. Hal tersebut bukan hanya karena kurangnya perhatian dari pemerintah tetapi semua pihak yang memproduksi barang-barang pertanian termasuk di dalamnya pupuk yang langka dan mahal, bibit unggul yang terlalu mahal serta sulit didapatkan, sulitnya pestisida yang murah dan berkualitas, dan banyak lagi srana yang seharusnya mendukung sektor pertanian.
Semoga Situs ini bermanfaat.
Terima kasih.
(c) 2009 Putra Sari bumi (PSB)